Awas, Penderita Kolesterol Tinggi Wajib Batasi 5 Jenis Makanan Ini
TIMES Palembang/Bagi penderita kolesterol harus waspada terhadap jenis makanan ini. (FOTO: Freepik)

Awas, Penderita Kolesterol Tinggi Wajib Batasi 5 Jenis Makanan Ini

Dokter Syifa Mustika ingatkan penderita kolesterol batasi gorengan, makanan cepat saji, kue manis, olahan, dan porsi berlebih. Jaga pola makan teratur saat Lebaran.

TIMES Palembang,Rabu 25 Maret 2026, 05:29 WIB
6.5K
M
Miranda Lailatul Fitria (MG)

MALANGPola makan yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, salah satunya kolesterol tinggi. Kondisi yang dalam dunia medis dikenal sebagai Hiperkolesterolemia ini terjadi ketika kadar kolesterol dalam darah melebihi batas normal sehingga berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Saluran Cerna dan Hati Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Dr. dr. Syifa Mustika, Sp.PD., K-GEH, menjelaskan bahwa penderita kolesterol tinggi perlu lebih berhati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Hal ini penting untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil dan mencegah komplikasi kesehatan yang lebih serius.

“Penderita hiperkolesterolemia sebaiknya membatasi makanan tinggi gula dan lemak, memilih porsi makan yang lebih kecil, serta menjaga pola makan yang lebih teratur,” jelasnya.

Berikut lima jenis makanan yang sebaiknya dibatasi oleh penderita kolesterol tinggi.

1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti gorengan, daging berlemak, dan santan kental dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL dalam tubuh. Konsumsi makanan jenis ini secara berlebihan dapat memperburuk kondisi hiperkolesterolemia.

2. Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji biasanya mengandung lemak trans, garam, dan kalori yang cukup tinggi. Kandungan tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol sekaligus berisiko memicu penyakit jantung jika dikonsumsi terlalu sering.

3. Kue Manis dan Makanan Tinggi Gula

Kue kering, minuman manis, serta makanan dengan kandungan gula tinggi juga perlu dibatasi. Konsumsi gula berlebih dapat mempengaruhi metabolisme lemak dalam tubuh dan meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

4. Makanan Olahan

Produk makanan olahan seperti sosis, nugget, atau daging olahan lainnya sering mengandung lemak jenuh dan natrium yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, makanan ini dapat memicu peningkatan kadar kolesterol.

5. Makanan dengan Porsi Berlebihan

Selain jenis makanan, jumlah porsi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Menurut dokter Syifa, mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun cukup dapat membantu menjaga keseimbangan asupan nutrisi tanpa membebani tubuh.

Ia juga menyarankan masyarakat untuk menjaga jadwal makan yang lebih teratur agar metabolisme tubuh tetap stabil.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar penderita kolesterol tetap mengkonsumsi obat sesuai anjuran dokter dan menghindari kebiasaan makan berulang kali dalam waktu dekat, terutama saat berkunjung ke banyak rumah pada momen tertentu seperti lebaran. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Miranda Lailatul Fitria (MG)
|
Editor:Faizal R Arief

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Palembang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.