Diduga Serangan Epilepsi, Anak Perempuan Meninggal di Selokan Kota Palembang
Foto korban di lokasi kejadian.(Foto: Kevien/TIMES Indonesia)

Diduga Serangan Epilepsi, Anak Perempuan Meninggal di Selokan Kota Palembang

Berdasarkan informasi awal dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kerap kambuh.

TIMES Palembang,Minggu 26 April 2026, 19:40 WIB
922
K
Kevien Aryavindo Permana

PALEMBANGPolda Sumsel (Sumatera Selatan) melalui jajaran Polsek Ilir Barat I Polrestabes Palembang bergerak cepat menangani penemuan jenazah seorang anak perempuan di selokan Kota Palembang.

Jenazah tepatnya ditemukan di Jalan Ratu Alamsyah Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Minggu (26/4/2026) sekira pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Ilir Barat I Palembang Kompol Fauzi Saleh, S.H., M.M., M.H., turun langsung memimpin penanganan di lokasi bersama personel piket gabungan.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Selatan untuk dilakukan Visum et Repertum (VER) guna memastikan penyebab kematian secara medis dan forensik.

Korban diketahui berinisial STZ (10), warga Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 08.30 WIB setelah saksi W (35), petugas parkir setempat, menerima informasi dari warga mengenai adanya anak perempuan yang mengapung di selokan.

Saksi kemudian mendatangi lokasi dan mengenali korban sebelum berkoordinasi dengan petugas Piket SPK Polsek Ilir Barat I untuk menghubungi pihak keluarga.

Petugas segera melakukan langkah-langkah berupa pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), koordinasi dengan unit Inafis Satreskrim Polrestabes Palembang, serta pengumpulan keterangan saksi dan barang bukti.

Sedikitnya tiga orang saksi telah dimintai keterangan, termasuk keluarga korban.

Berdasarkan informasi awal dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kerap kambuh. Informasi tersebut akan didalami lebih lanjut dan dikaji bersama hasil VER dari tim medis.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, SIK, MH, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut sekaligus memastikan proses penanganan dilakukan secara profesional.

“Kami menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini. Personel di lapangan telah bergerak cepat dan seluruh proses penyelidikan akan dilakukan secara transparan. Penyebab kematian akan dipastikan melalui hasil visum,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini untuk segera melapor melalui Polsek terdekat atau layanan kepolisian 110 guna membantu proses penyelidikan.

Polda Sumatera Selatan menegaskan bahwa hasil pemeriksaan medis dan perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara terbuka kepada publik setelah seluruh proses selesai dilakukan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Kevien Aryavindo Permana
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Palembang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.